ZamantaraID | Tarakan – Organisasi masyarakat
Laung Kuning Banjar Kota Tarakan menggelar aksi solidaritas berupa open donasi
di perempatan Grand Tarakan Mall, Kota Tarakan. Kegiatan ini dilakukan sebagai
bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kalimantan Selatan yang tengah dilanda
bencana banjir.
Aksi penggalangan dana ini berlangsung sejak hari Senin
hingga Minggu, 11 Januari 2026. Para anggota organisasi turun langsung ke
jalan, menyodorkan kotak donasi kepada para pengguna jalan yang melintas di
kawasan pusat kota Tarakan. Dengan semangat kebersamaan, mereka berharap
bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban warga terdampak banjir di
Kalimantan Selatan.
Dalam wawancara dengan Ketua DPC Laung Kuning Banjar Kota
Tarakan, Alham, ia menegaskan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari
pemerintah. “Kegiatan pungutan donasi di jalan ini didukung oleh pemerintah,
tentunya karena sudah memberikan kami izin,” ujarnya.
Alham menambahkan, kegiatan ini tidak dijadwalkan secara
resmi sebelumnya. Namun, melihat kondisi banjir yang melanda Kalimantan
Selatan, pihaknya merasa terpanggil untuk segera bertindak. “Kegiatan ini tidak
kami jadwalkan, hanya saja kami berpendapat bahwa ini harus dilakukan. Kami
bersepakat melakukannya mulai hari Senin hingga Minggu,” jelasnya.
Aksi open donasi ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas
masyarakat Tarakan terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Meski
Kalimantan Selatan berada jauh dari Tarakan, kepedulian tetap mengalir. Para
anggota Laung Kuning Banjar Kota Tarakan percaya bahwa setiap rupiah yang
terkumpul akan sangat berarti bagi korban banjir.
“Harapan kami sederhana, semoga di Kalimantan Selatan
banjirnya bisa reda dan masyarakat bisa beraktivitas kembali. Itu saja harapan
kami,” pungkas Alham.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme masyarakat
Tarakan cukup tinggi. Banyak pengendara yang dengan sukarela menyumbangkan uang
ke kotak donasi yang dibawa oleh relawan. Tidak sedikit pula warga yang
berhenti sejenak untuk menanyakan tujuan kegiatan, lalu memberikan sumbangan
dengan penuh keikhlasan.
Aksi ini juga menarik perhatian karena dilakukan di salah
satu titik paling ramai di Tarakan, yakni perempatan Grand Tarakan Mall. Lokasi
tersebut dipilih agar kegiatan lebih mudah terlihat oleh masyarakat luas dan
partisipasi dapat maksimal.
Banjir yang melanda Kalimantan Selatan beberapa waktu
terakhir telah menimbulkan kerugian besar. Ribuan rumah terendam, aktivitas
ekonomi lumpuh, dan banyak warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kondisi ini memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat
di luar wilayah terdampak.
Laung Kuning Banjar Kota Tarakan menilai bahwa bantuan dari
masyarakat sangat penting untuk mempercepat pemulihan. Dana yang terkumpul
nantinya akan disalurkan kepada korban banjir melalui jalur resmi dan
terpercaya.
Kegiatan open donasi ini mencerminkan semangat gotong royong
yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Dalam situasi bencana, solidaritas
sosial menjadi kekuatan utama untuk bangkit. Laung Kuning Banjar Kota Tarakan
berharap aksi mereka dapat menginspirasi organisasi lain untuk melakukan hal
serupa.
“Bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja.
Karena itu, kepedulian harus selalu kita jaga. Dengan bersama-sama, kita bisa
meringankan beban saudara-saudara kita,” kata salah satu relawan yang ikut
turun ke jalan.
Meski kegiatan ini dilakukan secara spontan, Laung Kuning
Banjar Kota Tarakan memastikan bahwa hasil donasi akan dikelola dengan
transparan. Mereka berkomitmen menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan korban
banjir.
Alham menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan
pemerintah daerah dan lembaga terkait agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami kumpulkan benar-benar sampai kepada
mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain membantu korban banjir, kegiatan ini juga diharapkan
dapat mempererat hubungan antarwarga Banjar di Tarakan. Solidaritas yang
ditunjukkan menjadi bukti bahwa ikatan budaya dan kekerabatan tetap kuat meski
berada di perantauan.
Laung Kuning Banjar Kota Tarakan berencana menjadikan
kegiatan sosial semacam ini sebagai agenda rutin. Dengan demikian, organisasi
dapat terus berkontribusi bagi masyarakat, baik di Tarakan maupun di daerah
lain yang membutuhkan.
Open donasi yang digelar oleh Laung Kuning Banjar Kota
Tarakan di perempatan Grand Tarakan Mall bukan hanya sekadar aksi penggalangan
dana. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah simbol kepedulian, solidaritas, dan
semangat gotong royong masyarakat Tarakan terhadap korban banjir di Kalimantan
Selatan.
Dengan dukungan pemerintah, antusiasme masyarakat, serta
komitmen organisasi, aksi ini diharapkan mampu memberikan secercah harapan bagi
warga yang tengah berjuang menghadapi bencana. Harapan sederhana agar banjir
segera reda dan aktivitas kembali normal menjadi doa bersama yang menyertai
setiap rupiah yang terkumpul.







5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!