TARAKAN – Kepengurusan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalimantan Utara masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam rangkaian Musyawarah Provinsi (Musprov) III PSMTI Kaltara. Pelantikan berlangsung di Lotus Panaya Hotel, Tarakan, Sabtu (15/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi PSMTI Kaltara dalam melanjutkan roda organisasi sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat Tionghoa dalam pembangunan daerah.
Dalam Musprov III PSMTI Kaltara, Fredy Lians terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Provinsi Kalimantan Utara periode 2026–2030. Ia kemudian dilantik bersama jajaran pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi selama empat tahun ke depan.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian I PSMTI Pusat, Dr. Johnnie Sugiarto, yang hadir bersama rombongan Pengurus Pusat PSMTI.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur penting, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, hingga para tokoh masyarakat dan organisasi Tionghoa se-Kalimantan Utara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Utara beserta jajaran, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Forkopimda Kaltara, Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes, Ketua DPRD Kota Tarakan, Forkopimda Kota Tarakan, para ketua paguyuban, ketua dewan adat, ketua organisasi dan yayasan Tionghoa se-Kalimantan Utara, serta pimpinan perbankan di Tarakan.
Dari jajaran PSMTI, hadir Ketua Harian I PSMTI Pusat Dr. Johnnie Sugiarto beserta rombongan, Ketua Dewan Pembina PSMTI Kaltara Hiang Adhi Chandra, S.IP., M.M., Ketua PSMTI Kota Tarakan, Ketua PSMTI Kabupaten Nunukan, Ketua PSMTI Kabupaten Bulungan, Ketua PSMTI Kabupaten Malinau, Sekretaris PSMTI Kaltara Effendy Gunardi, SE., M.M., Dewan Penasihat PSMTI se-Kaltara, serta Dewan Pembina PSMTI se-Kaltara.
Dalam sambutannya, Ketua Harian I PSMTI Pusat Dr. Johnnie Sugiarto menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua Umum PSMTI yang tidak dapat hadir secara langsung dalam pelantikan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PSMTI Kaltara yang telah menjalankan proses regenerasi kepemimpinan secara baik.
Atas nama Pengurus Pusat PSMTI, Johnnie menyampaikan ucapan selamat kepada Fredy Lians yang dipercaya memimpin PSMTI Kaltara setelah terpilih secara aklamasi melalui Musprov III.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan secara bulat tersebut merupakan bentuk amanah sekaligus harapan dari masyarakat Tionghoa di Kalimantan Utara.
“Kepercayaan yang diberikan secara bulat ini adalah wujud nyata dari amanah dan harapan seluruh warga suku Tionghoa di Kalimantan Utara,” ujar Johnnie dalam sambutannya.
Ia berharap kepemimpinan Fredy Lians mampu membawa PSMTI Kaltara semakin berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, khususnya melalui pembangunan di Kalimantan Utara.

Pergantian kepemimpinan PSMTI Kaltara juga menjadi momentum apresiasi terhadap kepemimpinan sebelumnya yang dijalankan oleh Hiang Adhi Chandra, S.IP., M.M.
Dalam sambutannya, Johnnie menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Hiang Adhi Chandra selama memimpin PSMTI Kaltara periode 2022–2026.
Ia menilai proses regenerasi kepemimpinan yang berlangsung secara aklamasi, damai dan harmonis menunjukkan kedewasaan organisasi serta keberhasilan kepemimpinan sebelumnya dalam menyiapkan kader penerus.
“Proses regenerasi kepemimpinan di PSMTI Kaltara dapat berjalan dengan sangat mulus, damai, dan harmonis. Ini adalah cerminan dari kedewasaan berorganisasi,” katanya.
Menurut Johnnie, pelantikan pengurus baru bukan menjadi akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk bekerja, melayani dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Ia berpesan agar kepengurusan PSMTI Kaltara periode 2026–2030 menjaga kebersamaan, soliditas dan semangat gotong royong.
PSMTI juga diharapkan menjadi organisasi yang inklusif, memberikan manfaat bagi anggota, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Utara.
Dengan dilantiknya Fredy Lians sebagai Ketua PSMTI Kaltara, organisasi tersebut memasuki fase kepengurusan baru untuk periode 2026–2030.
Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan program-program positif yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi baru sesuai perkembangan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah.
Keberadaan PSMTI Kaltara dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi dan kolaborasi antara masyarakat Tionghoa dengan pemerintah serta berbagai organisasi masyarakat di daerah.
Apalagi Kalimantan Utara saat ini tengah berada dalam fase pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. Kolaborasi berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk memastikan pembangunan dapat memberikan manfaat secara luas.
Dalam kesempatan tersebut, Johnnie Sugiarto juga mengundang seluruh kader, pengurus dan tokoh PSMTI di Kalimantan Utara untuk hadir dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI.
Munas VIII PSMTI dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026 di Jakarta.
Menurutnya, kehadiran dan aspirasi PSMTI dari Kalimantan Utara sangat penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi di tingkat nasional.
“Keberadaan dan aspirasi saudara-saudara sekalian dari Kalimantan Utara sangat penting demi kemajuan dan arah kebijakan PSMTI secara nasional di masa depan,” ungkapnya.
Pelantikan pengurus PSMTI Kaltara juga menjadi momentum memperkuat hubungan antarorganisasi Tionghoa, paguyuban, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat secara umum.
Kehadiran para ketua PSMTI kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara, Dewan Penasihat, Dewan Pembina, serta para tokoh organisasi Tionghoa menunjukkan pentingnya konsolidasi dalam menjalankan program organisasi.
Dengan kepemimpinan baru Fredy Lians dan dukungan jajaran pengurus, PSMTI Kaltara diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan.
Organisasi juga diharapkan terus berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya masa pengabdian baru PSMTI Provinsi Kalimantan Utara periode 2026–2030 dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.
“PSMTI Jaya!” menjadi penutup pesan yang disampaikan dalam momentum pelantikan tersebut.


















5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!