TARAKAN – Harapan para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tarakan untuk bisa beroperasi di kawasan strategis seperti Bandara Juwata Tarakan dan Pelabuhan Tengkayu I tampaknya semakin mendekati kenyataan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Ahmady Burhan, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menindaklanjuti aspirasi para driver ojol dengan menggelar sejumlah pertemuan bersama instansi terkait, termasuk Dishub Provinsi Kalimantan Utara, Kementerian Perhubungan, Pelindo, serta pihak pengelola bandara dan pelabuhan.
“Kami sudah melakukan koordinasi lintas instansi, baik dengan Dishub Provinsi Kaltara, Kemenhub, hingga pihak bandara dan pelabuhan. Pemerintah telah menyampaikan sejumlah persyaratan administratif kepada perusahaan operator ojol yang harus dipenuhi sebelum mereka bisa beroperasi di lokasi-lokasi vital tersebut,” ujar Ahmady, Senin (10/11).
Menurutnya, peluang bagi layanan transportasi berbasis aplikasi untuk masuk ke area vital seperti bandara dan pelabuhan sangat terbuka — asalkan operator memenuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan.
“Jika persyaratan itu bisa dipenuhi, tentu kemungkinan untuk memberikan izin operasional di area strategis seperti bandara dan pelabuhan akan lebih mudah,” tambahnya.
Ahmady menegaskan bahwa regulasi transportasi di Indonesia tetap berpedoman pada aturan hukum yang berlaku. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat mengambil langkah di luar ketentuan yang telah diatur secara nasional.
“Segala bentuk kegiatan transportasi harus mengacu pada regulasi yang ada. Selama peraturan memungkinkan dan persyaratan terpenuhi, tentu tidak ada alasan untuk menghambat,” tegasnya.
Sebelumnya, sejumlah pengemudi ojol di Tarakan mengeluhkan belum adanya izin resmi untuk mengangkut penumpang dari area bandara dan pelabuhan, yang dinilai membatasi ruang gerak mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya sinyal positif dari Dishub, para pengemudi kini berharap agar operator dapat segera memenuhi seluruh syarat administrasi yang diminta, sehingga layanan ojol bisa segera resmi beroperasi di objek vital Kota Tarakan.

5.jpg)
.png)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!