TARAKAN – Proses penjaringan calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan untuk periode 2026–2031 resmi ditutup pada Kamis (12/3/2026) malam. Hingga batas akhir pendaftaran yang ditetapkan panitia, hanya satu nama yang tercatat mengajukan diri sebagai kandidat, yakni Effendy Gunardi, SE., MM.
Dengan hanya satu kandidat yang mendaftar, Effendy Gunardi dipastikan menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Kota (Mukota) KADIN Tarakan Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Situasi ini membuka peluang besar bagi Effendy Gunardi untuk kembali memimpin organisasi para pengusaha tersebut melalui mekanisme aklamasi apabila disepakati oleh para peserta Mukota.
Effendy Gunardi sebelumnya telah menjabat sebagai Ketua KADIN Kota Tarakan periode 2020–2025. Pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 WITA, ia secara langsung menyerahkan formulir pendaftaran beserta dokumen persyaratan pencalonan kepada panitia Mukota KADIN Tarakan.
Penyerahan berkas tersebut dilakukan di hadapan panitia yang terdiri dari Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Mukota KADIN Tarakan 2026.
Secara administratif, dokumen pencalonan Effendy Gunardi diterima langsung oleh Ketua Steering Committee Mukota KADIN Tarakan, M. Erwinsyah.
Ketua SC Mukota KADIN Tarakan, M. Erwinsyah, menjelaskan bahwa hingga batas akhir pendaftaran yang ditetapkan panitia pada pukul 24.00 WITA, tidak ada kandidat lain yang mengajukan diri.
“Hingga pukul 24.00 WITA malam tadi, hanya satu orang yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KADIN Kota Tarakan, yaitu Bapak Effendy Gunardi. Dengan demikian, hanya terdapat calon tunggal yang akan maju dalam Musyawarah Kota KADIN Tarakan,” ujar Erwinsyah.
Ia menambahkan bahwa seluruh dokumen administrasi yang diserahkan oleh Effendy Gunardi telah diterima oleh panitia dan akan melalui proses verifikasi sesuai dengan ketentuan organisasi.
Mukota KADIN Tarakan Tahun 2026 dijadwalkan digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan.
Agenda utama dalam forum tersebut adalah pemilihan Ketua KADIN Kota Tarakan untuk masa bakti 2026–2031.
Selain pemilihan ketua, Mukota juga akan menjadi forum strategis bagi para anggota KADIN untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus membahas arah kebijakan dan program kerja dalam lima tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Mukota KADIN Tarakan, Anthon Joy F. Nahampun, memastikan seluruh persiapan kegiatan terus dimatangkan oleh panitia.
Menurutnya, panitia berupaya memastikan seluruh tahapan Mukota berjalan dengan lancar dan sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.
“Kami terus melakukan berbagai persiapan teknis agar pelaksanaan Mukota dapat berjalan dengan baik. Panitia juga memastikan seluruh kebutuhan kegiatan sudah disiapkan secara maksimal,” kata Anthon.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang pelaksanaan Mukota, panitia juga akan menggelar Pra Mukota KADIN Tarakan pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang akan dihadiri oleh para pengurus dan anggota KADIN Kota Tarakan.
Pra Mukota ini dijadwalkan berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, dan diharapkan menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi menjelang pelaksanaan forum tertinggi KADIN di tingkat kota tersebut.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap seluruh anggota KADIN Tarakan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi sebelum Mukota dilaksanakan.
Mukota KADIN sendiri merupakan forum penting dalam struktur organisasi KADIN yang memiliki sejumlah agenda strategis.
Selain memilih ketua baru, Mukota juga menjadi sarana bagi para anggota untuk menyampaikan aspirasi serta memberikan masukan terkait arah kebijakan organisasi.
Forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan berbagai program kerja yang diharapkan dapat memperkuat peran KADIN dalam mendukung dunia usaha di daerah.
Sebagai organisasi yang menaungi para pelaku usaha, KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di Kota Tarakan, peran KADIN dinilai cukup penting dalam menjembatani komunikasi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan investasi dan peningkatan iklim usaha.
Melalui Mukota KADIN Tarakan Tahun 2026, para anggota diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan berbagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Dengan hanya satu kandidat yang maju dalam pencalonan Ketua KADIN Tarakan, proses pemilihan dalam Mukota diperkirakan akan berlangsung lebih sederhana.
Namun demikian, forum tersebut tetap menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi dalam lima tahun ke depan.
Jika tidak ada perubahan hingga pelaksanaan Mukota, Effendy Gunardi berpeluang besar kembali memimpin KADIN Kota Tarakan untuk periode kedua.
Para anggota KADIN berharap kepemimpinan organisasi ke depan dapat semakin memperkuat peran KADIN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah.
Mukota KADIN Tarakan 2026 juga diharapkan mampu menghasilkan berbagai gagasan dan program strategis yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kota Tarakan dan wilayah Kalimantan Utara secara umum.
Dengan berbagai agenda yang telah disiapkan, pelaksanaan Mukota KADIN Tarakan 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi serta penguatan peran KADIN sebagai motor penggerak dunia usaha di daerah. (z)









5.jpg)









Komentar
Tuliskan Komentar Anda!