KAI Siap Produksi 2026, Bulungan Optimistis Target Investasi Tercapai

KAI Siap Produksi 2026, Bulungan Optimistis Target Investasi TercapaiFoto :

TANJUNG SELOR — Tren investasi di Kabupaten Bulungan terus menguat memasuki awal tahun 2025. Data triwulan I (Januari–Maret) yang dirilis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menunjukkan realisasi investasi telah menembus lebih dari Rp4 triliun.

Meski capaian tersebut masih berada di bawah target tahunan yang ditetapkan DPMPTSP Bulungan sebesar Rp14,5 triliun, pemerintah daerah tetap menaruh optimisme tinggi. Laporan realisasi investasi pada triwulan berikutnya diperkirakan akan mendorong angka tersebut naik signifikan, seperti pola yang terjadi pada tahun 2024 ketika total investasi mencapai Rp13,5 triliun dari PMDN dan PMA.

Salah satu alasan Pemkab Bulungan yakin target 2025 bisa didekati adalah perkembangan pesat pembangunan di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning – Mangkupadi.

Bupati Bulungan, Syarwani, menyebut bahwa salah satu tenant utama, Kalimantan Aluminium Industri (KAI), kini memasuki fase kemajuan yang sangat signifikan.

“Kita sudah mendapat penjelasan dari pihak Kalimantan Aluminium. Insyaallah tahun depan mereka mulai produksi,” ujar Syarwani.

KAI dijadwalkan memulai produksi perdana pada 2026. Jika operasional berjalan sesuai rencana, pemerintah meyakini industri aluminium tersebut akan menjadi pemantik bergeraknya ekosistem industri lain di kawasan KIPI.

Kapasitas produksi KAI dirancang mencapai 1,5 juta ton, yang akan dibangun dalam tiga tahap.

  • Tahap pertama: 500 ribu ton
  • Tahap kedua: 500 ribu ton
  • Tahap ketiga: 500 ribu ton

“Produksi aluminium ini bertahap untuk memastikan semua kebutuhan energi dan infrastruktur penunjang dapat berjalan optimal,” jelas Syarwani.

Dengan realisasi investasi triwulan pertama yang sudah menembus Rp4 triliun serta pengerjaan proyek strategis nasional yang terus berjalan, Pemkab Bulungan memandang peluang peningkatan investasi tahun ini sangat terbuka.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi target kita bisa tercapai,” tutup Syarwani.